Penyebab Dehidrasi atau Kekurangan Cairan

Faktor Penyebab Dehidrasi dan Penanggulangannya

Ringkasan oleh:RIKIFAJARLAODE

Secara Medis, dehidrasi diartikan gangguan keseimbangan cairan dalam tubuh. Lasimnya, dehidrasi terjadi karena pengeluaran air lebih banyak daripada pemasukannya disertai gangguan keseimbangan zat elektrolit tubuh. Dehidrasi bisa terjadi karena kekurangan zat natrium, kekurangan air, atau akibat kekurangan natrium dan air.

Pada kondisi tertentu, dehidarasi dapat menyebabkan gangguan yang fatal bahkan kematian. Akibat dehidrasi yang paling ringan adalah mengantuk. Tubuh lemas seperti nggak bertenaga dan nggak berhasrat. JIka terjadi berulang-ulang dalam waktu panjang bisa menurunkan fungsi ginjal. Anda sudah pasti tahu kerugian yang timbul jika ginjal sudah nggak berfungsi lagi. Dehidrasi kerap kali menyebabkan kulit jadi tipis dan lebih cepat kelihatan berkerut.

Terjadinya dehidrasi hanya membutuhkan 2 persen saja kekurangan cairan. Idealnya, tubuh manusia mengandung cairan sebanyak 55-75 persen dari berat tubuh. Semakin berat tubuh kita, cairan yang diperlukan dan tersimpan di tubuh pasti lebih banyak. Dehidrasi ringan terjadi ketika kadar cairan dalam tubuh kurang dari 55 persen. Biasanya pada kondisi inilah kita mulai sering mengantuk dan mengalami kulit kering. Ketika kekurangan cairan meningakat hingga 4-5 persen gangguan yang dialami pun akan semakin bertambah. Biasanya menyerang bagian kepala seperti pusing dan mata berkunang-kunang.

Gangguan lebih serius terjadi ketika kekurangan cairan mencapai 12 persen. Ciri yang mudah dikenali adalah mulut sulit mengunyah. Jika mencapai tahap ini, kita memerlukan penanganan medis yang lebih serius. Ancamain kematian bisa terjadi ketika kekurangan cairan tubuh mencapai 15-25 persen. Manusia diperkirakan hanya mampu bertahan hidup air selama sepekan.

Dari kasat mata kita bisa melihat tanda-tanda kekurangan cairan tubuh. Tanda-tanda tersebut diantaranya haus, bibir kering, tenggorokan kering, kulit kering dan sakit kepala. Pada dehidrasi sedang, gejalanya seperti pusing, denyut nadi meningkat, tekanan darah menurun, lembah, urine kental (warna kuning), volume urine sedikit. Sedangkan dehidrasi berat, tanda-tandanya kram otot, lidah bengkak, sirkulasi darah memburuk, fisik sangat lemah, penurunan fungsi ginjal dan pingsan.

Penyebab Dehidrasi bisa bermacam-macam, yang umum adalah diare, muntah, penggunaan obat diuretik yang menyebabkan ginjal mengeluarkan banyak air dan garam, panas yang belebihan dan demam tinggi, serta kurangnya asupan cairan karena penyakit diabetes dan addison.

Untuk menghindari kekurangan cairan maka dianjurkan untuk banyak konsumsi air mineral, idealnya tubuh membutuhkan atau mengkonsumsi air paling sedikit 8 gelas air per-hari.

Demikian semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca…. bila bacaan ini bermanfaat mohon di nilai dengan mengklik pilihan penilaian di bawah atau di like pada facebook dan twiter… atau dishare ke Facebooknya yaaa biar teman-teman lain bisa membacanya. Thanks for you…

Faktor Penyebab Dehidrasi dan Penanggulangannya Originally published in Shvoong: http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/presenting/2413231-faktor-penyebab-dehidrasi-dan-penanggulangannya/

Komentar Anda bermanfaat buat Kami, Tuliskan Komentar Anda disini...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s